Berawal Pertemuan

Berawal Pertemuan

Berawal Pertemuan

Berawal Pertemuan

Berawal Pertemuan
Berawal Pertemuan

Berawal Pertemuan

 

Sebuah cerita tentang apa yang pernah Asro alami berawal dari pertemuan dengan Sarida. Asro yang suka ngeyel dan selalu ingin mendapatkan apa yang ia inginkan hingga Sarida selalu kesal dengan sikap Asro. Adapun Sarida yang suka blokir dan buka blokir akun Whatapp Asro membuat Asro kesal juga pada Sarida. Disamping itu ada Siti adik Asro yang suka nanya terus tentang hubungan Asro dengan Sarida.

 

BAGIAN I

Kring…! kring…! kring…! Siti adik Asro menelpon
Siti: Halo kak, lagi dimana?
Asro: Lagi dikantor, mau apa?
Siti: Ke alun-alun yuk, aku sudah dialun-alun sama teman?
Asro: Hayuk, kakak berangkat, ditunggu ya!
Siti: Iyah.

Asro pun berangkat ke alun-alun disana bertemu dengan Siti adik Asro dan teman-temannya juga. Di alun-alun Asro duduk di samping Mesjid Raya Bandung sambil membuka laptop dan ngopi untuk menghilangkan lelah, sementara adiknya beserta teman-temannya pada jajan sosis bakar dan menghampiri Asro, adik Asro menawari Asro sosis dan kami duduk bersama sambil makan sosis, disini kami melihat kakek-kakek yang terlihat sangat kasihan banget berjalan melewati kami, Asro yang gak ada uang didompetnya diam aja gak bisa memberi apapun ke kakek-kakek itu, sementara Sarida menghampiri kakek itu dan terlihat memberi bantuan pada kakek tersebut berupa uang, dari sikapnya Sarida ini Asro gak menyangka kalo hati Sarida yang penampilannya terlihat gaul ternyata punya hati yang baik, dengan kedermawanan Sarida membuat Asro mulai merasakan sesuatu yang mestinya gak harus ia rasakan, ada rasa suka namun Asro sendiri belum mau menyatakannya karena sama sekali baru mengenalnya.

Tak lama kemudian setelah Asro melihat kedermawanan Sarida, kami-pun jalan-jalan santai mengelilingi sebagian alun-alun, dan lama-kelamaan mungkin karena Sarida bosan di alun-alun mulu, akhirnya Sarida mengalihkan perjalanan ke arah jalan Braga diperjalanan Sarida ke tempat penjualan buku dan melihat-lihat beberapa buku, Asro tak habis pikir selain dermawan, Sarida yang terlihat gaul ini ternyata juga suka baca buku. Ini membuat Asro makin penasaran namun tetep Asro menjaga perasaannya dulu, lagi pula baru kenal sehari.

Setelah lihat-lihat buku kami-pun melanjutkan perjalanan menuju Braga, di Braga banyak kursi-kursi di pinggir jalan kami pun duduk sejenak dan berjalan lagi menuju Warung Rame Foodcort disini kami makan-makan lagi, sementara Asro sambil makan-makan memperkenalkan aplikasi FinTech (Financial Technologi) kepada teman-teman adiknya Asro. Kami bercakap-cakap tentang fungsi aplikasi tersebut, nama aplikasinya adalah Asro Cash tersedia di Play Store dari sini Asro mencoba menawari Sarida untuk menggunakan aplikasinya dan Sarida pun mau dia mulai deposit sebesar Rp. 50.000,-. karena sudah larut malam dan sudah berlama-lama di Warung Rame Foodcort akhirnya kami-pun pulang Adik Asro dan teman-temannya pada pulang ke Kosannya sementara Asro ke Mes-an nya.

 

Nantikan bagian ke dua-nya ya….!!!!!

Berawal Pertemuan
5 (100%) 18 votes
Asep Rohimat

Seorang pemrogram komputer yang suka mengerjakan proyek-proyek minimalis.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *