Hikmah Penciptaan Lelaki dan Perempuan

Hikmah Penciptaan Lelaki dan Perempuan

Hikmah Penciptaan Lelaki dan Perempuan

Hikmah Penciptaan Lelaki dan Perempuan

Hikmah Penciptaan Lelaki dan Perempuan
Hikmah Penciptaan Lelaki dan Perempuan

Hikmah Penciptaan Lelaki dan Perempuan

 

Umumnya manusia itu sama, namun perwatakannya tentu berbeda. Lelaki memiliki sifat yang gagah, tampan dan kuat sesuai dengan tugasnya untuk menjadi ketua keluarga, pelindung isteri dan anak. Sedangkan perempuan memiliki sifat yang lemah lembut, cantik, menawan dan menginginkan perlindungan.

Allah SWT berfirman:

وَمِنْ اٰيٰـــتِهِ اَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِّنْ اَنْفُسِكُمْ اَزْوَاجًا لِّتَسْكُنُوْآ اِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَّوَدَّةً وَّرَحْمَةً اِنَّ فِي ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ لِّقَوْمٍ يَّتَفَكَّرُونَ

Artinya: “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.” (Surah ar-Rum, ayat 21)

Berikut dijelaskan oleh Ahmad Nazri Mohd Yusof di BH Online

Betapa besarnya hikmah penciptaan lelaki dan perempuan. Ia mengindahkan hidup manusia dengan memberi ketenangan, ketenteraman dan kemesraan di samping menjamin kelangsungan zuriat manusia.

Setiap pasangan harus saling lengkap-melengkapi. Suami isteri ibarat pakaian kepada yang lain, menutup kelemahan serta mencari kekuatan dalam diri masing-masing ke arah positif. Segala kekurangan dan kelemahan pasangan diambil secara positif dan membina.

Disebabkan tidak memahami konsep perkawinan yang saling melengkapi, sering kali berlaku perceraian dengan alasan ‘tiada keserasian’ atau ‘tiada kesefahaman’ lagi.

Saling melengkapi

Konsep saling melengkapi umpama menambah garam ke dalam lauk yang tawar, menambah gula untuk menjadikan air lebih manis.

Setiap manusia tidak sempurna, untuk menjadi pelengkap kepada pasangan perlu memperkukuh serta mempersiapkan diri dengan ilmu rumah tangga meliputi aspek fisikal, kerohanian, minda dan emosi.

Tanggung jawab suami dan isteri telah ditentukan oleh syariat Islam dengan jelas. Maka, hubungan antara suami isteri hendaklah dibina atas landasan keadilan, saling menyayangi serta tidak sesekali melampaui batasan.

Di samping itu, suami isteri harus memiliki sifat ihsan bagi memastikan ahlinya sentiasa melakukan kebaikan walau di mana karena setiap makhluk berada di bawah pengawasan Allah SWT.

Hikmah Penciptaan Lelaki dan Perempuan
5 dari 31 penilaian
Asep Rohimat

Seorang pemrogram komputer yang suka mengerjakan proyek-proyek minimalis.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *