Nasib Seorang Pegawai Retail

Nasib Seorang Pegawai Retail

Nasib Seorang Pegawai Retail

Nasib Seorang Pegawai Retail

Nasib Seorang Pegawai Retail
Nasib Seorang Pegawai Retail

Nasib Seorang Pegawai Retail

Aku akan merebeja sama kamu
Tentang keluh kesah hidup
Sebagai karyawan retail

Nama gua adul codet
Karena aku mah apa atuh
Dari nama juga adul codet
Please men sekarang udah 2014
Ustadz aja udah Jefry

Da aku mah apa atuh
Jangankan membeli nasi padang
Makan juga sama bubuk ranginang
Da aku mah apa atuh
Jangankan mencari pacar
Dipelong sama kasir juga
Kasirnya ngabalieur

O em ge… Hellooooww…
Aku tuh sudah memberikan senyum terindah
Tapi kenapa kamu memalingkan bebenguk sia
Siga ningali runtah
Tapi keun da aku mah narimakeun diri

Hidup juga kaya aliran
Poek we.. gelap gulita
Tapi keun… da aku mah kerja juga di toko
Kumaha we siga ngagebah engang
Pait…

Da aku mah apa atuh…
Meskipun jabatan kepala toko juga
Tetep we ari nyapu ngepel mah…

Da aku mah apa atuh
Libur juga dipending…
Untung gak full-fullan juga
Please bebh…
Aing tuh bukan robot
Yang terus menerus gadag
Terus urang kudu nginum oli kitu

Ngarah siga robot
Lamun geus karahaan
Maneh daek nyeruput

Da aku mah apa atuh
Punya lemburan juga
Cuma 12.500
Cukup kana naon…
Kana udud satengah
Udud na ge sejati

Terus lamun urang pas ngaroko langsung TBC
Rek dikumahakeun
Rek ka in health
Emang maneh apal dimana
Kaburu paeh atuh

Ya sudahlah…

 

Dikutip dari bukunya kang Edih Sopian yang menceritakan kisah hidup-nya saat bekerja sebagai seorang pegawai retail.

Semoga dapat menjadi perhatian bagi pemerintah dan para pemilik usaha untuk mensejahterakan karyawannya dan tentunya pemilik usaha juga harus berusaha agar selalu ikut serta dalam mengontrol, memperhatikan dan memanajemen bisnis-nya dengan baik agar selalu berkembang, jangan hanya mengandalkan sebuah sistem software yang bisa dimanipulasi dibelakangnya sama orang-orang tak bertanggung jawab.

Salam sejahtera, untuk kita semua. Bosan hidup menderita saatnya bersama bangun Indonesia.

INDONESIA BARU PASTI BISA LEBIH MAJU

Nasib Seorang Pegawai Retail
5 (100%) 30 votes
Asep Rohimat

Seorang pemrogram komputer yang suka mengerjakan proyek-proyek minimalis.

14 Comments

Join the discussion and tell us your opinion.

Januari 19, 2019 - 02:12

puisinya berkesan banget, kang Asep…

Balas
Januari 19, 2019 - 05:34

Makasih, kak.

Balas
Januari 19, 2019 - 07:35

Iya, semoga hidup pegawai retail lebih sejahtera. Mereka kan sangat dibutuhkan, harusnya sih lebih dipikirkan kesejahteraannnya. Ada salah satu temanku yang kerja seperti itu, dan liburnya memang jarang 😢

Balas
Januari 19, 2019 - 08:39

Setuju kak.

Balas
Januari 19, 2019 - 12:11

Waaaaaaa menyejukkan banget puisinyaaaaa. Bagus, Mas 😀

Balas
Januari 19, 2019 - 12:32

Heheee…, makasih kak. 🙂

Balas
Januari 19, 2019 - 14:38

Mantap kang hehehe
Salam kenal ya kang

Balas
Januari 20, 2019 - 06:24

Salam kenal juga kak.

Balas
Januari 19, 2019 - 16:29

Puisinya unik

Balas
Januari 20, 2019 - 06:26

Makasih kak.

Balas
Januari 19, 2019 - 23:20

Pegawai retail aja ngenes, gimana nasib pegawai toko kelontong dan sembako, dududu ~

Balas
Januari 20, 2019 - 06:21

Entahlah… kak.

Balas
Januari 19, 2019 - 23:20

Aamiiin, semoga pegawai retail mendapat nasib yang lebih baik. Puisinya oke walalupun beberapa kata gak paham karena pakai bahasa daerah, hehehe.

Balas
Januari 20, 2019 - 06:22

Heheeee… aamiin.

Balas

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *